kanalsumsel.com// palembang.- Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menghasilkan Piagam Palembang sebagai deklarasi bersama penguatan ekonomi syariah. Dokumen ini menjadi wujud komitmen lintas sektor dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Piagam Palembang disusun dan disepakati oleh berbagai pemangku kepentingan yang hadir dalam forum pada 20 April 2026 di Palembang, meliputi unsur pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, lembaga sosial keagamaan, serta komunitas ekonomi syariah.
Piagam Palembang secara resmi diserahkan oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Adil, kepada Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar dalam seremoni penyerahan yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (22/4/26).
Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., menegaskan bahwa piagam ini merupakan hasil konkret dari forum yang tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga melahirkan arah kebijakan strategis.
“Piagam Palembang ini menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat peran ekonomi syariah sebagai fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui dokumen tersebut, forum merumuskan sepuluh rekomendasi strategis yang ditujukan kepada Pemerintah Republik Indonesia. Rekomendasi tersebut meliputi integrasi ekonomi syariah dalam kebijakan pembangunan nasional dan daerah, penguatan ekosistem keuangan syariah untuk mendukung sektor riil dan UMKM, serta optimalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
Selain itu, forum juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat riset dan pengembangan ekonomi syariah, peningkatan literasi dan inklusi ekonomi syariah di masyarakat, serta penguatan pemberdayaan UMKM berbasis nilai syariah. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial keagamaan turut menjadi fokus utama, termasuk penguatan peran media dan ekosistem digital dalam edukasi ekonomi syariah.
Dalam piagam tersebut, Sumatera diproyeksikan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah nasional melalui penguatan jejaring ekonomi syariah regional yang berkelanjutan.
Dokumen ini ditandatangani oleh sejumlah tokoh dan pimpinan lembaga, di antaranya Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., Rektor UIN Alauddin Makassar Prof. Drs. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., CEO Kabar Grup Indonesia Upi Asmaradana, Wakil Ketua KDEKS Sumatera Selatan Dr. Ulil Amri, Lc., M.H.I., CWC, Ketua AMSI Sumatera Selatan Ardhy Fitriansyah, Ketua GRADASI Sumatera Selatan Heri Safrizal, serta Direktur Kabar Sumatra Ella Sulistiana. **















