Di Tengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kanalsumsel.com//PALEMBANG, – PT PLN (Persero) mencatatkan pendapatan tahun 2025 sebesar Rp582,68 triliun, tumbuh 6,84% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp545,38 triliun.

Capaian ini diraih di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global serta bencana alam yang berlangsung di tahun 2025.

Kinerja positif tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan tenaga listrik serta percepatan penyambungan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui akses energi yang lebih merata.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa kinerja positif PLN pada tahun 2025 tidak terlepas dari keberhasilan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia dalam menjaga daya tahan ekonomi dan energi nasional di tengah tekanan global.

Kondisi tersebut turut mendorong aktivitas masyarakat dan dunia usaha tetap tumbuh, sehingga kebutuhan listrik nasional terus meningkat.

“Capaian ini merupakan wujud keberhasilan Pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan energi nasional di tengah dinamika global. Stabilitas ini menjadi fondasi penting bagi PLN untuk terus menjaga kinerja perusahaan sekaligus memastikan kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha terpenuhi secara andal,” ujar Darmawan.

Sepanjang tahun 2025, penjualan tenaga listrik PLN tercatat mencapai 317,69 Terawatt hour (TWh), meningkat 3,75% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 306,21 TWh.

Sementara dari sisi pertumbuhan daya tersambung pelanggan tercatat mencapai 192.621 Megavolt Ampere (MVA), tumbuh 5,82% dibandingkan tahun 2024 sebesar 182.026 MVA.

Selain itu, penyambungan pelanggan juga turut mengalami pertumbuhan signifikan. Jumlah pelanggan PLN bertambah 3,3 juta menjadi 96,2 juta pelanggan pada 2025.

Sehingga, pendapatan penyambungan pelanggan pada tahun 2025 mencapai Rp2,24 triliun, meningkat 28,4% dibandingkan tahun 2024.

Peningkatan penyambungan pelanggan ini menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha, sekaligus mencerminkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap energi listrik.

Pertumbuhan tersebut tidak hanya didorong dari penyambungan reguler, tetapi juga diperkuat melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM yang menjangkau masyarakat sampai pelosok.

“Ketersediaan akses listrik sampai pelosok menjadi bagian penting dalam mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah bersama PLN terus memastikan masyarakat dapat memperoleh akses listrik, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam kegelapan,” tambah Darmawan.

Darmawan menambahkan, dengan capaian tersebut, kinerja keuangan Perseroan tetap terjaga solid dengan total laba bersih Rp7,26 triliun di tengah dinamika ekonomi yang memengaruhi pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap kurs.

“Di tengah tekanan kondisi global, PLN tetap mampu membukukan laba bersih sebesar Rp7,26 triliun. Capaian tersebut diraih meskipun Perseroan menghadapi tekanan rugi selisih kurs sebesar Rp12,46 triliun akibat volatilitas nilai tukar global,” imbuh Darmawan.

PLN berkomitmen untuk terus memperkuat transformasi perusahaan, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas akses listrik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis : Ana

Editor : Edi

Sumber Berita: Rilis

Berita Terkait

MKKS Butuh Informasi, gandeng KIP Sumsel
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Desa Ibru, Warga Disuguhi Layanan Gratis dan Puluhan Doorprize
BRI Hadir untuk Kemanusiaan, Ambulans Diserahkan kepada Kodam II/Sriwijaya
Fauzi Amro Resmikan Sumur Bor Modern di Dua Ponpes, Dukung Kebutuhan Air Bersih Santri
Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I
KIP Sumsel Dorong MKKS Bentuk PPID Sekolah demi Keterbukaan Informasi Publik
Joemarthine Chandra Resmi Jadi Komisioner KI Pusat 2026–2030, Bawa Pengalaman Dua Periode Memimpin KI Sumsel
Andie Dinialdie Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sumsel, Fokus Konsolidasi hingga Tingkat Desa

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:14 WIB

MKKS Butuh Informasi, gandeng KIP Sumsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:20 WIB

BRI Gelar Semarak Merah Putih di Desa Ibru, Warga Disuguhi Layanan Gratis dan Puluhan Doorprize

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:40 WIB

BRI Hadir untuk Kemanusiaan, Ambulans Diserahkan kepada Kodam II/Sriwijaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Fauzi Amro Resmikan Sumur Bor Modern di Dua Ponpes, Dukung Kebutuhan Air Bersih Santri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I

Berita Terbaru

Palembang

MKKS Butuh Informasi, gandeng KIP Sumsel

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:14 WIB

Pendidikan

Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:59 WIB