kanalsumsel.com/, Palembang —Suasana penuh semangat mewarnai pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem se-Sumatera Selatan yang digelar di Palembang.Sabtu 22/11/25
Kehadiran Wakil Ketua Komisi XI DPR RI sekaligus Ketua DPP Partai NasDem, Fauzi Amro, menjadi magnet perhatian para kader. Banyak yang menilai, kedatangan Fauzi adalah energi baru yang menghidupkan kembali gairah konsolidasi struktur partai di daerah.
Sebanyak 14 DPD NasDem resmi dilantik, mulai dari Musi Rawas, Muratara, Lubuklinggau, Ogan Ilir, Muara Enim, Prabumulih, Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, OKU Timur, OKU, OKI, hingga OKU Selatan.
Dalam sambutannya, Fauzi Amrop menekankan bahwa Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi paling strategis bagi kemenangan NasDem. Ia mengingatkan bahwa partai telah memiliki modal politik yang sangat kuat.
“Kita punya modal riil: seorang gubernur, lima bupati, satu walikota, dan tiga wakil kepala daerah. Ini kekuatan besar untuk melangkah lebih jauh,” ujar Fauzi disambut tepuk tangan para pengurus partai nasdem
Fauzi kemudian memaparkan strategi pemenangan yang akan menjadi fokus besar NasDem, antara lain: memperkuat infrastruktur partai hingga desa dan kelurahan, menggerakkan simpul relawan, serta menggencarkan aksi sosial.
Ia juga menitipkan tiga pesan penting bagi seluruh kader:
Bekerjalah sepenuh hati untuk partai.
Rapatkan barisan dan terus konsolidasi.
Dekat dengan masyarakat dan hadir sebagai solusi.
“Pesan Ketua Umum jelas: NasDem harus menjadi pemenang di Sumatera Selatan. Kita hadir bukan sebagai beban, tetapi sebagai jawaban bagi masyarakat,” tegas Fauzi.
Pelantikan 14 DPD ini bukan sekadar seremonial atau pergantian struktur. Momentum ini menjadi deklarasi kesiapan NasDem Sumsel untuk berlari lebih cepat menuju 2029. Para pengurus baru diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu memperluas jaringan, mempererat kedekatan dengan rakyat, serta memastikan gerakan perubahan benar-benar menembus akar rumput.
Konsolidasi akbar tersebut juga menandai fase percepatan NasDem Sumsel dalam memadukan kerja politik, sosial, dan digital sebagai bagian dari strategi besar menuju kemenangan pemilu mendatang.Tutup Fauzi. (mil)















