kanalsumsel.com/, PALEMBANG – Kehadiran klub sepak bola baru, Sumsel United, dipastikan tidak akan mengganggu eksistensi Sriwijaya FC. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, di tengah pro dan kontra yang berkembang di kalangan suporter.
“Sriwijaya FC tetap prioritas. Mereka adalah klub tertua dan kebanggaan Sumsel. Tidak akan kami matikan, justru harus lebih maju bersama Sumsel United,” ujar Cik Ujang, Selasa (4/6).
Menurutnya, kehadiran dua klub profesional di Sumsel justru menjadi peluang untuk mengangkat level sepak bola daerah. Ia mencontohkan provinsi lain seperti Sumatera Utara dan wilayah di Pulau Jawa yang telah memiliki lebih dari dua klub di Liga 2.
“Sumut bisa, kenapa Sumsel tidak? Tujuan kami mendorong pembinaan dan regenerasi pemain lokal,” tambahnya.
Meski belum resmi diluncurkan, Sumsel United tengah dalam proses akuisisi klub dari luar daerah. Cik Ujang menyebut, tidak hanya Subang United yang menjadi opsi, namun beberapa klub lainnya juga dalam tahap negosiasi.
Pembinaan Talenta Lokal
Lebih dari sekadar membentuk klub baru, Pemprov Sumsel menargetkan pengembangan bakat lokal menjadi misi utama. Bahkan, rencana pembangunan sekolah sepak bola khusus di tahun 2026 telah disiapkan sebagai langkah jangka panjang.
“Banyak anak muda Sumsel yang berbakat. Dengan pembinaan serius, mereka bisa menjadi pemain profesional dan memperkuat klub-klub Sumsel,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Cik Ujang menekankan bahwa Sumsel United hadir bukan untuk bersaing secara tidak sehat, melainkan saling melengkapi dalam membangun prestasi sepak bola daerah.**















