Sambut Tahun Baru, Kapolsek Kemuning Minta Masyarakat Tanpa Kembang Api dan Euforia Berlebihan

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kanalsumsel.com// PALEMBANG – Menyambut Tahun baru dari 2025 ke 2026 meminta pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tanpa kembang api dan Euforia berlebihan.

Hal ini diungkapkan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono melalui Kapolsek Kemuning AKP Jailili, SH, Msi diruang kerjanya, Selasa (30/12/2025).

“Ini tujuannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan tahun baru 2026,” kata AKP Jailili.

Dia menekankan kepentingan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat

“Tidak pesta kembang api,tidak pesta minuman keras dan narkotika serta tidak komvoi malam tahun baru atau tidak aksi balap liar. Kami ingin masyarakat dapat menyambut Tahun baru dengan aman dan Damai ,tanpa gangguan keamanan dan ketertiban,” ujar AKP Jailili.

Lebih lanjut AKP JAILILI SH Msi menjelaskan kenapa ia meminta masyarakat untuk tidak melakukan konvoi malam tahun baru atau aksi balap liar karena hal ini dapat membahayakan keselamatan msyarakat.

“Saya harapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkap AKP Jailili.

AKP Jailili mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati selama perayaan tahu baru masyarakat diharapkan dapat menyambut tahun baru dengan cara yang aman dan damai.

“Selain itu, saya berharap masyarakat menyambut tahun baru dengan aman dan damai dan dapat memulai tahun baru dengan harapan dan semangat yang baru,” jelasnya. *

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi PG Assembagoes, Tim Penyidik Kortastipidkor Lakukan Penggeledahan di Wilayah Jawa Timur
Kasus Pengusaha Asal Palembang Yang Melakukan Penganiayaan, Penasehat Hukum Kliennya Meminta Maaf Kepada Masyarakat Atas Video Viral
Kasus Bos Pool Truk Aniaya Pencuri Mobilnya Berakhir Damai, Kedua Pihak Akan Cabut Laporan Polisi
Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH dalam Rekrutmen Polri
Ketua Guru PGRI Sumsel Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Sesat Kelompok Pembegal Organisasi
Rutan Kelas I Palembang Serahkan Remisi Khusus Waisak 2026, Wujud Pemenuhan Hak dan Apresiasi bagi Warga Binaan
Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Lakukan Monitoring dan Penguatan di Rutan Kelas I Palembang
Wagub Sumsel H Cik Ujang Dukung Penuh Pondok Pesantren Subulul Falah di Wilayah OKI

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:27 WIB

Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi PG Assembagoes, Tim Penyidik Kortastipidkor Lakukan Penggeledahan di Wilayah Jawa Timur

Senin, 8 Juni 2026 - 16:39 WIB

Kasus Pengusaha Asal Palembang Yang Melakukan Penganiayaan, Penasehat Hukum Kliennya Meminta Maaf Kepada Masyarakat Atas Video Viral

Senin, 8 Juni 2026 - 15:32 WIB

Kasus Bos Pool Truk Aniaya Pencuri Mobilnya Berakhir Damai, Kedua Pihak Akan Cabut Laporan Polisi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:09 WIB

Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH dalam Rekrutmen Polri

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Ketua Guru PGRI Sumsel Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Sesat Kelompok Pembegal Organisasi

Berita Terbaru