Retret Pelajar Sumsel Resmi Dimulai, 100 Siswa SMA Ikuti Pembinaan Karakter dari Gubernur Herman Deru

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kanalsumsel.com/, PALEMBANG — Program Retret Pelajar Sumsel resmi dimulai hari ini, Rabu (2/7). Sebanyak 100 siswa dari berbagai SMA dan sederajat di seluruh Sumatera Selatan hadir untuk mengikuti kegiatan pembinaan karakter. Program ini merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru.

Program ini bukan sekadar kegiatan biasa. Melainkan, sebuah langkah strategis untuk membentuk karakter generasi muda Sumsel secara menyeluruh.

Pada Minggu (29/6), Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan. Lokasi kegiatan di Bumi Perkemahan Gandus telah disiapkan, termasuk perlengkapan peserta dan kesiapan pelatih.

“InsyaAllah Rabu, 2 Juli nanti retret dimulai. Untuk tahap awal akan diikuti 100 siswa. Persiapan fisik dan pelatih sudah siap semua,” kata Edward Candra saat diwawancarai.

Retret pelajar ini merupakan bagian dari komitmen penuh Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang. Tujuan utamanya adalah membangun karakter generasi muda sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Selatan.

Untuk mendukung tujuan tersebut, program ini mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis. Bukan hanya sebagai bentuk reaksi terhadap maraknya kenakalan remaja, tetapi juga sebagai langkah preventif dan kuratif yang terukur.

Fokus pada Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam retret ini. Gubernur Deru menekankan pentingnya solusi jangka panjang yang berbasis pembinaan mental. Pendekatan ini dipilih sebagai alternatif yang lebih efektif daripada tindakan represif semata.

Perlu diketahui, data menunjukkan bahwa kasus bullying, tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, serta maraknya geng motor di kalangan remaja mengalami peningkatan signifikan. Maka dari itu, pemerintah mengambil langkah nyata dan terstruktur.

Kolaborasi Lintas Sektor

Menariknya, pelaksanaan program ini melibatkan banyak pihak. Di antaranya adalah Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Biro Kesejahteraan Rakyat, TNI, Polri, serta para psikolog pendidikan, tokoh agama, guru BK, kepala sekolah, hingga fasilitator pelatihan karakter.

Hal ini menunjukkan bahwa retret ini dirancang dengan pendekatan holistik dan kolaboratif. Tujuannya jelas, yaitu membina remaja Sumsel menjadi generasi yang tangguh dan berintegritas.

“Program ini tidak sama dengan yang dijalankan di Jawa Barat. Retret Laskar Satria Pandu punya kekhasan tersendiri, yakni pendekatan kuratif dan preventif yang dijalankan bersamaan,” ujar Edward menegaskan perbedaannya.

Lokasi, Inklusivitas, dan Rencana Berkelanjutan

Program ini akan berlangsung di Bumi Perkemahan Gandus. Lokasi tersebut dipilih sebagai simbol bahwa pembinaan tidak harus dilakukan secara tertutup atau militeristik. Siswa tetap bisa belajar dalam suasana terbuka, alamiah, dan sehat.

Lebih dari itu, retret ini bersifat inklusif. Artinya, seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan terlibat tanpa diskriminasi zona atau latar belakang peserta. Setiap siswa memiliki peluang yang sama.

Menurut Edward, program ini tidak hanya menyasar siswa yang terindikasi melakukan kenakalan remaja, tapi juga siswa berprestasi. Siswa-siswa tersebut diberi pembinaan karakter agar tidak tergelincir ke perilaku menyimpang. Dengan begitu, pendekatan ini menyentuh dua sisi: kuratif dan preventif secara bersamaan.

Gubernur Herman Deru berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Ia menilai, retret ini merupakan langkah awal yang penting dalam menyongsong bonus demografi 2030–2040. Nantinya, para peserta yang telah mengikuti program ini akan menjadi bagian dari Laskar Satria Pandu — kader moral generasi masa depan Sumsel. *

Berita Terkait

MKKS Butuh Informasi, gandeng KIP Sumsel
Fauzi Amro Resmikan Sumur Bor Modern di Dua Ponpes, Dukung Kebutuhan Air Bersih Santri
Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I
KIP Sumsel Dorong MKKS Bentuk PPID Sekolah demi Keterbukaan Informasi Publik
Andie Dinialdie Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sumsel, Fokus Konsolidasi hingga Tingkat Desa
BRI Serahkan Satu Unit Mobil Jenazah kepada Yayasan Buddhakirti untuk Mendukung Pelayanan Sosial
PGK Sumsel Apresiasi Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 10,583 Kg Sabu
Kepala Rutan Kelas I Palembang Ikuti Penandatanganan PKS Persidangan Elektronik Ditjenpas Sumsel bersama Kejaksaan Tinggi Sumsel dan Pengadilan Tinggi Palembang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:14 WIB

MKKS Butuh Informasi, gandeng KIP Sumsel

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Fauzi Amro Resmikan Sumur Bor Modern di Dua Ponpes, Dukung Kebutuhan Air Bersih Santri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Andie Dinialdie Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sumsel, Fokus Konsolidasi hingga Tingkat Desa

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:50 WIB

BRI Serahkan Satu Unit Mobil Jenazah kepada Yayasan Buddhakirti untuk Mendukung Pelayanan Sosial

Berita Terbaru

Palembang

MKKS Butuh Informasi, gandeng KIP Sumsel

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:14 WIB

Pendidikan

Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:59 WIB