LPA OKU Timur Gelar Prosesi Pemasangan Kepudang dan Niktikko Adok di Kantor Kejari

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kanalsumsel.com//MARTAPURA — Lembaga Pembina Adat (LPA) Kabupaten OKU Timur melaksanakan serangkaian kegiatan adat di Kantor Kejaksaan Negeri OKU Timur, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini diwarnai dengan prosesi adat formal dan sosialisasi atribut budaya hasil mufakat terbaru.

​Dipimpin oleh Ketua Umum LPA OKU Timur, H. Leo Budi Rachmadi, rombongan yang terdiri dari 15 pengurus ini melaksanakan dua agenda utama dalam satu rangkaian acara.

Pemasangan Atribut Adat dan Pengukuhan Gelar
​Kegiatan inti diawali dengan prosesi Niktikko Adok atau pengukuhan gelar penghormatan. Dalam prosesi ini, Sekretaris LPA OKU Timur, Adrian Helmy (Sai Batin Mangku Pesona), secara resmi memakaikan:
• ​Kepudang Komering: Penutup kepala khas laki-laki Komering.
• ​Songket Kincungan Komering: Kain songket tradisional dengan motif khusus.

​Atribut adat yang dipasangkan tersebut secara khusus dikeluarkan dari Rumah Tua di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang, sebagai simbol sakralnya pengakuan adat bagi penerima penghormatan.

​Sosialisasi Hasil Mufakat Adat IV
​Selain prosesi pemasangan atribut, kegiatan ini menjadi ajang sosialisasi resmi hasil Mufakat Adat IV yang sebelumnya digelar di Belitang pada Desember 2025.

​Fokus utama kegiatan sosialisasi ini adalah memperkenalkan kembali aturan penggunaan penutup kepala bagi laki-laki adat Komering, yakni Kepudang dan Beghuga.

LPA menekankan bahwa kedua atribut tersebut kini telah ditetapkan memiliki peruntukan dan aturan pakai yang berbeda di tengah masyarakat.

​Penyerahan Apresiasi Melalui Warahan
​Sebagai penutup rangkaian kegiatan, LPA OKU Timur menyajikan penampilan Warahan atau sastra tutur lisan.

Sastra ini dilantunkan oleh Akmal Mustofa (Raja Bangsawan) sebagai bentuk penghargaan atas kinerja penegakan hukum di wilayah OKU Timur.

​Melalui bait-bait Warahan, lembaga adat menyampaikan apresiasi secara simbolis terhadap keberhasilan pemberantasan kasus korupsi, narkoba, hingga kejahatan jalanan seperti begal dan perampokan di wilayah hukum setempat. (*bg yan)

Berita Terkait

BRI Hadir untuk Kemanusiaan, Ambulans Diserahkan kepada Kodam II/Sriwijaya
Fauzi Amro Resmikan Sumur Bor Modern di Dua Ponpes, Dukung Kebutuhan Air Bersih Santri
Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I
KIP Sumsel Dorong MKKS Bentuk PPID Sekolah demi Keterbukaan Informasi Publik
Andie Dinialdie Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sumsel, Fokus Konsolidasi hingga Tingkat Desa
BRI Serahkan Satu Unit Mobil Jenazah kepada Yayasan Buddhakirti untuk Mendukung Pelayanan Sosial
PGK Sumsel Apresiasi Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 10,583 Kg Sabu
Kepala Rutan Kelas I Palembang Ikuti Penandatanganan PKS Persidangan Elektronik Ditjenpas Sumsel bersama Kejaksaan Tinggi Sumsel dan Pengadilan Tinggi Palembang

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:40 WIB

BRI Hadir untuk Kemanusiaan, Ambulans Diserahkan kepada Kodam II/Sriwijaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Fauzi Amro Resmikan Sumur Bor Modern di Dua Ponpes, Dukung Kebutuhan Air Bersih Santri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Andie Dinialdie Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sumsel, Fokus Konsolidasi hingga Tingkat Desa

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:50 WIB

BRI Serahkan Satu Unit Mobil Jenazah kepada Yayasan Buddhakirti untuk Mendukung Pelayanan Sosial

Berita Terbaru

Palembang

MKKS Butuh Informasi, gandeng KIP Sumsel

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:14 WIB

Pendidikan

Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:59 WIB