kanalsumsel.com/, PALEMBANG.- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lubuklinggau menggelar Latihan Kader II Tingkat Nasional selama delapan hari, mulai 20 hingga 28 Juni 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Badiklat, Kelurahan Pelita Jaya, Lubuklinggau Barat I.
Sebanyak puluhan peserta hadir dari berbagai daerah. Mereka berasal dari cabang Langsa, Padang, Medan, Kotabumi, Bandar Lampung, hingga Labuhan Batu Raya. Dengan hadirnya peserta lintas wilayah, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi pemikiran.
Selain itu, acara ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional. Salah satunya adalah Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Fauzi H Amro, yang hadir sebagai pemateri pada Jumat siang (27/6). Ia membawakan materi “Tugas, Fungsi, dan Wewenang DPR RI” berdasarkan UU No. 17 Tahun 2014.
Dalam sesi tersebut, Fauzi menegaskan bahwa DPR memiliki tiga fungsi utama: legislasi, anggaran, dan pengawasan. Fungsi itu, menurutnya, wajib digunakan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia juga menyoroti pentingnya pemuda terlibat aktif dalam kerja-kerja perubahan.
“Jangan sekadar menjadi administrator kekuasaan. Jadilah agen perubahan struktural,” tegasnya.
Sebagai mantan Ketua Komisariat HMI IPB dan calon Ketua Umum PB HMI tahun 2004, Fauzi memahami dinamika internal HMI. Oleh sebab itu, ia mendorong kader agar memiliki visi transformatif dan keberanian politik.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kekuasaan adalah alat pengabdian. Oleh karena itu, pemimpin harus lahir dari empati dan kesadaran terhadap realitas sosial.
Sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi juga menekankan pentingnya keberpihakan dalam pengelolaan anggaran negara. Menurutnya, kebijakan fiskal harus diarahkan untuk mempersempit ketimpangan dan memperkuat ekonomi rakyat.
Melalui kegiatan ini, HMI tidak hanya mencetak kader ideologis, tetapi juga memperkuat karakter kepemimpinan. Di tengah dinamika bangsa, kader dituntut untuk adaptif sekaligus berintegritas.















