kanalsumsel.com/, PALEMBANG.- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Drs H Edward Candra, MH, mengikuti rapat koordinasi (rakor) secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia.
Rakor tersebut berlangsung di Command Center Pemprov Sumsel pada hari Jumat, 4 Juli 2025, pagi.
Rapat koordinasi ini membahas sejumlah isu penting terkait penanggulangan bencana, khususnya penanganan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Provinsi Sumsel.
Selain itu, rakor juga menyoroti peninjauan lahan ketahanan pangan dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Provinsi Sumsel.
Rapat yang dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait ini dipimpin oleh Asisten Deputi Koordinasi Kekuatan, Kemampuan, dan Kerjasama Pertahanan, serta diikuti oleh berbagai instansi dan stakeholder yang terkait dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, serta peningkatan ketahanan pangan.
Fokus Rakor: Penanganan Karhutla dan Ketahanan Pangan di Sumsel
Dalam rapat ini, Sekda Sumsel, Drs. H. Edward Candra, menegaskan pentingnya koordinasi antar lembaga dan pihak terkait guna memastikan kesiapan provinsi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi setiap tahun.
Selain itu, peninjauan mengenai ketahanan pangan menjadi perhatian utama, diikuti oleh program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang rawan terhadap masalah pangan.
Sekda Sumsel mengungkapkan, langkah-langkah preventif terkait penanganan Karhutla telah direncanakan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, guna mengurangi dampak negatif dari kebakaran hutan dan lahan yang dapat merusak ekosistem dan mengancam kesehatan masyarakat.
Selain itu, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat memberikan solusi bagi pemenuhan gizi masyarakat di daerah-daerah yang membutuhkan.
Rakornis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam upaya penanggulangan bencana dan peningkatan ketahanan pangan.
Drs. H. Edward Candra berharap, dengan adanya koordinasi yang lebih baik, Provinsi Sumsel akan lebih siap dalam menghadapi potensi ancaman yang ada. **
Penulis : aa
Editor : aa















