Herman Deru Serahkan Sertifikat NKV kepada Peternak Ayam Petelur di Banyuasin

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kanalsumsel.com/, PALEMBANG.- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyerahkan Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV), Sertifikat Good Farming Practices (GFP), serta Sertifikasi Bebas Residu Antibiotik dan Salmonella kepada para peternak ayam petelur di Kabupaten Banyuasin.

Penyerahan sertifikat ini berlangsung di CV. Agro Jovin Farm pada Kamis, (11/9/2025). Tujuan utama penyerahan sertifikat ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan mutu peternakan di Sumsel sekaligus menjaga kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan bahwa sertifikasi ini penting agar produk peternakan memiliki mutu dan kualitas yang baik, sehingga pembeli lebih yakin.

“Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen untuk membantu peternak mengurus sertifikasi ini, bahkan hingga jemput bola, ” Tandanya.

Selain itu, Herman Deru juga berharap produktivitas peternak dapat membantu mengatasi masalah stunting di Sumsel. Ia mendorong asosiasi peternak untuk bekerja sama dan memiliki target yang jelas dalam meningkatkan kualitas telur sebagai salah satu makanan tambahan penting.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin, Neta Indian, mengapresiasi program Pemprov Sumsel ini. Ia mengungkapkan bahwa Banyuasin menghasilkan sekitar 400 ton telur per bulan, yang sebagian besar sudah disuplai ke berbagai daerah di Sumsel dan bahkan ke Jawa Barat.

Sedangkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel, Ruzuan Effendi, menambahkan bahwa Banyuasin adalah sentra penghasil ayam petelur terbesar di Sumsel. Saat ini, 17 dari 70 peternak di Banyuasin telah mengantongi sertifikat NKV.

Pemerintah menargetkan seluruh peternak di Banyuasin akan memiliki sertifikat ini dalam satu bulan ke depan.
Program ini menjadi strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas peternakan lokal, dengan harapan bisa menembus pasar global. (*adv)

Berita Terkait

Ketua Guru PGRI Sumsel Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Sesat Kelompok Pembegal Organisasi
Rutan Kelas I Palembang Serahkan Remisi Khusus Waisak 2026, Wujud Pemenuhan Hak dan Apresiasi bagi Warga Binaan
Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Lakukan Monitoring dan Penguatan di Rutan Kelas I Palembang
Wagub Sumsel H Cik Ujang Dukung Penuh Pondok Pesantren Subulul Falah di Wilayah OKI
Belum Tau Penyebab, Salah Satu Tempat Makanan Jepang Lantai 1 Palembang Indah Mall Hangus Terbakar
Idul Adha 1447 Hijriah, 86 Company Palembang Kembali Melakukan Penyembelihan Hewan Kurban 18 Ekor Sapi dan 20 Ekor Kambing
MW KAHMI Sumsel Sembelih Hewan Kurban Dari Fauzi Amro, Daging Dibagikan ke Masyarakat Sekitar
Semangat Berbagi dalam Rangka Idul Adha, BRI Region 4 Palembang Distribusikan 45 Hewan Kurban di Berbagai Daerah di Sumsel, Jambi dan Kepulauan Bangka

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Ketua Guru PGRI Sumsel Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Sesat Kelompok Pembegal Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:35 WIB

Rutan Kelas I Palembang Serahkan Remisi Khusus Waisak 2026, Wujud Pemenuhan Hak dan Apresiasi bagi Warga Binaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:32 WIB

Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Lakukan Monitoring dan Penguatan di Rutan Kelas I Palembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:57 WIB

Wagub Sumsel H Cik Ujang Dukung Penuh Pondok Pesantren Subulul Falah di Wilayah OKI

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:17 WIB

Idul Adha 1447 Hijriah, 86 Company Palembang Kembali Melakukan Penyembelihan Hewan Kurban 18 Ekor Sapi dan 20 Ekor Kambing

Berita Terbaru