kanalsumsel.com//PALEMBANG, – Memperingati Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan ke-80 tahun, Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Khotaman Al-Qur’an sebanyak 80 kali yang digelar secara serentak pada Jumat (15/5/2026) dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan dilaksanakan di 2 Masjid dan 10 pondok pesantren yang berada di wilayah Palembang, Ogan Ilir, dan Banyuasin.

Adapun masjid dan pondok pesantren yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan antara lain :
1.Masjid Assadah Polda sumsel , 2.Masjid Al Aman komp paakri , 3.Ponpes Albadar Kemuning,
4.Ponpes Al Fath Talang Keramat, 5.Markas Alquran Palembang,
6.Ponpes Ahlul Quran Palembang, 7.Ponpes Masdarul Ulum Pemulutan OI,
8.Ponpes Darunnur Almustofa Palembang,
9.Ponpes Assyauqi Palembang, 10.Ponpes Muqimussunnah Kenten Laut,
11.Ponpes Aulia Cendikia Talang Jambe, serta
12.Ponpes Alfaqihiyyah Banyuasin.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kapolda Sumsel Irjen .Pol .Dr .Sandi Nugroho , S.Ik , S.H , M.Hum sebagai bentuk doa bersama sekaligus refleksi spiritual dalam menyambut momentum Dirgahayu Provinsi Sumatera Selatan ke-80 serta untuk mempererat hubungan spiritual, sosial, dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat serta lingkungan pondok pesantren di Sumatera Selatan.

Karo SDM Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan khotaman Al-Qur’an ini menjadi momentum memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan dalam memperingati hari jadi Provinsi Sumatera Selatan yang ke-80 tahun.
“Melalui kegiatan khotaman Al-Qur’an sebanyak 80 kali ini, kami ingin menghadirkan doa-doa terbaik bagi Provinsi Sumatera Selatan agar senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan di usia yang ke-80 tahun, Kami juga berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi juga mampu mempererat silaturahmi serta membangun semangat kebersamaan antara umaroh , ulama, santri, dan seluruh elemen masyarakat khususnya di Provinsi Sumatera Selatan” ujar Kombespol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan pondok pesantren dalam kegiatan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat.
Penulis : Ana
Editor : Edi















