Gubernur Herman Deru Ajak Petani Sumsel Masuk Era Pertanian Modern Berbasis Hilirisasi

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kanalsumsel.com/, Empat Lawang – Pekan Daerah XVI Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA XVI KTNA) Sumatera Selatan tahun ini menjadi momentum penting bagi para pelaku pertanian untuk menunjukkan inovasi sekaligus memperkuat posisi Sumsel sebagai lumbung pangan nasional. Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru saat menghadiri langsung pembukaan kegiatan yang digelar di Lapangan Pulo Mas, Kabupaten Empat Lawang, Kamis (6/11/2025).

Dalam sambutannya, Herman Deru menyebut PEDA bukan sekadar ajang pameran produk pertanian, tetapi menjadi pesta besar para petani untuk memamerkan kemampuan dan pencapaiannya. Menurutnya, adanya rangkaian dari hulu hingga hilir menunjukkan bahwa petani Sumsel semakin siap bersaing dalam pasar modern.


“Kita hadiri PEDA KTNA ini sebagai pestanya para petani. Mereka unjuk gigi dari semua produk hulu sampai hilirisasinya. Ini luar biasa,” tegas Herman Deru.

Dia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena produksi pangan di Sumsel terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Beras dan jagung menjadi sektor unggulan yang paling terlihat sebagai penopang swasembada pangan nasional.

“Beras meningkat tajam, jagung meningkat tajam, dan nilai tukar petani juga meningkat,” tambahnya.

Empat Lawang sebagai tuan rumah disebut memiliki kehormatan serta peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerahnya. Wilayah ini diyakini mampu tumbuh pesat di sektor pertanian, perkebunan, hingga perikanan bila dikelola secara terintegrasi dan melibatkan hilirisasi.

“Mari kita jadikan Empat Lawang bukan hanya dikenal dengan tumbuhan tradisionalnya, tapi petani yang modern dan punya jiwa enterpreneur,” kata Herman Deru.

Gubernur juga menekankan bahwa KTNA merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki jangkauan dan kapasitas besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya petani. Namun dukungan pemerintah kabupaten/kota sangat diperlukan untuk memastikan pendampingan berjalan efektif. (adv)

Berita Terkait

Ketua Guru PGRI Sumsel Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Sesat Kelompok Pembegal Organisasi
Rutan Kelas I Palembang Serahkan Remisi Khusus Waisak 2026, Wujud Pemenuhan Hak dan Apresiasi bagi Warga Binaan
Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Lakukan Monitoring dan Penguatan di Rutan Kelas I Palembang
Wagub Sumsel H Cik Ujang Dukung Penuh Pondok Pesantren Subulul Falah di Wilayah OKI
Belum Tau Penyebab, Salah Satu Tempat Makanan Jepang Lantai 1 Palembang Indah Mall Hangus Terbakar
Idul Adha 1447 Hijriah, 86 Company Palembang Kembali Melakukan Penyembelihan Hewan Kurban 18 Ekor Sapi dan 20 Ekor Kambing
MW KAHMI Sumsel Sembelih Hewan Kurban Dari Fauzi Amro, Daging Dibagikan ke Masyarakat Sekitar
Semangat Berbagi dalam Rangka Idul Adha, BRI Region 4 Palembang Distribusikan 45 Hewan Kurban di Berbagai Daerah di Sumsel, Jambi dan Kepulauan Bangka

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Ketua Guru PGRI Sumsel Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Sesat Kelompok Pembegal Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:35 WIB

Rutan Kelas I Palembang Serahkan Remisi Khusus Waisak 2026, Wujud Pemenuhan Hak dan Apresiasi bagi Warga Binaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:32 WIB

Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Lakukan Monitoring dan Penguatan di Rutan Kelas I Palembang

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:57 WIB

Wagub Sumsel H Cik Ujang Dukung Penuh Pondok Pesantren Subulul Falah di Wilayah OKI

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:17 WIB

Idul Adha 1447 Hijriah, 86 Company Palembang Kembali Melakukan Penyembelihan Hewan Kurban 18 Ekor Sapi dan 20 Ekor Kambing

Berita Terbaru