Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 Digelar di UIN Raden Fatah Palembang, Dorong Ekonomi Syariah sebagai Motor Pertumbuhan

- Redaksi

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kanalsumsel.com//PALEMBANG – Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 resmi digelar di Auditorium Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang, Senin (20/4/2026). Mengusung tema “Ekonomi Syariah sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Regional”, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam memperkuat peran ekonomi berbasis syariah di Sumatera.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, perwakilan Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc., serta perwakilan Wali Kota Palembang, Plt. Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Kgs. Sulaiman Amin. Hadir pula Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumsel Henky Putrawan, S.Pt., M.Si., MM, serta jajaran akademisi dari berbagai perguruan tinggi.

Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Adil, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya forum tersebut di Palembang. Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di berbagai zona di Indonesia.

“Forum ini tidak hanya digelar di Palembang, tetapi juga di daerah lain sesuai pembagian zona. Untuk wilayah Sumatera, dimulai dari Palembang, sehingga kota ini menjadi pilihan yang tepat,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan Palembang sebagai tuan rumah didasarkan pada potensi ekonomi syariah yang telah berkembang sejak lama di kota tersebut. Berbagai produk dan aktivitas ekonomi berbasis syariah dinilai cukup signifikan, sehingga selaras dengan tema yang diangkat dalam forum.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Provinsi Sumsel, Basyaruddin Akhmad.

Ia menjelaskan bahwa ekonomi syariah mencakup berbagai sektor, mulai dari perbankan, investasi, industri halal, perdagangan, hingga kewirausahaan berbasis syariah. Luasnya cakupan tersebut membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi domestik.
“Ekonomi syariah tidak hanya terbatas pada sektor keuangan, tetapi mencakup seluruh aktivitas ekonomi, termasuk industri halal dan kewirausahaan berbasis syariah,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan permintaan terhadap produk halal, baik di pasar domestik maupun global, menjadi peluang strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dan integrasi antara pemerintah, pelaku usaha, serta pelaku UMKM.

“Ekonomi syariah sebagai motor pertumbuhan ekonomi regional memerlukan kolaborasi dan integrasi. Di sinilah peran pemerintah provinsi untuk mengorkestrasi seluruh potensi yang ada,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa potensi ekonomi syariah akan terus berkembang seiring besarnya pasar domestik Indonesia serta meningkatnya permintaan global. Kondisi ini diyakini mampu membuka peluang usaha yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

“Kinerja positif ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan di wilayah Sumatera, khususnya di Sumatera Selatan. (DW)

Berita Terkait

KIP Sumsel Minta ESDM Berbenah demi Raih Predikat Informatif
Tutup Sementara Parkir Rajawali Village, Kuasa Hukum Pemilik Ruko Minta Tutup Permanen
Kapolsek Seberang Ulu II Palembang Datangi Rumah Duka Korban Penganiayaan
Perkuat Kinerja dan Integritas, Karutan Palembang Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi Oleh Kakanwil Ditjenpas Sumsel
Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Karutan Kelas I Palembang Dampingi Kakanwil Ditjenpas Sumsel Audiensi dengan Gubernur Sumsel
Belum Waktu 24 Jam, Pelaku Penusukan Ditangkap Kepolisian Polsek Seberang Ulu 2 Palembang
Masalah Omongan, Seorang Lanjut Usia Tewas di Tusuk Oleh Tetangga Sendiri di Seberang Ulu 2 Palembang
BRI RO Palembang Salurkan Bantuan Sembako untuk Panti Asuhan dalam Momentum HUT ke-27 Serikat Pekerja BRI Wilayah

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:15 WIB

KIP Sumsel Minta ESDM Berbenah demi Raih Predikat Informatif

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:57 WIB

Tutup Sementara Parkir Rajawali Village, Kuasa Hukum Pemilik Ruko Minta Tutup Permanen

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:23 WIB

Kapolsek Seberang Ulu II Palembang Datangi Rumah Duka Korban Penganiayaan

Senin, 15 Juni 2026 - 21:47 WIB

Perkuat Kinerja dan Integritas, Karutan Palembang Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi Oleh Kakanwil Ditjenpas Sumsel

Senin, 15 Juni 2026 - 21:44 WIB

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Karutan Kelas I Palembang Dampingi Kakanwil Ditjenpas Sumsel Audiensi dengan Gubernur Sumsel

Berita Terbaru

Komisi Informasi

KIP Sumsel Minta ESDM Berbenah demi Raih Predikat Informatif

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:15 WIB