kanalsumsel.com/, PALEMBANG.- Wastra khas Palembang seperti songket kini diarahkan menjadi produk unggulan UMKM. Program ini melibatkan ibu-ibu PKK sebagai pelaku utama dalam produksi dan pemasaran.
Ketua Tim Penggerak PKK Palembang, Dewi Sastrani, menyampaikan pentingnya pemberdayaan perempuan berbasis budaya.
“Hari ini kita belajar tentang pakaian khas Palembang. Ilmu yang diperoleh diharapkan bisa mendorong ibu-ibu berinovasi dan menjadikannya peluang usaha,” ujarnya.
Dewi menegaskan bahwa kain tradisional bukan hanya simbol budaya, tetapi juga sumber ekonomi baru. Ia mendorong para peserta untuk menularkan pengetahuan kepada masyarakat sekitar.
“Kami ingin ibu-ibu tidak hanya mengenakan, tapi juga memahami nilai dan makna wastra, bahkan menjadikannya sumber penghasilan,” tambahnya.
Kepala Dinas Perindustrian Kota Palembang, Ahmad Jazuli, menilai edukasi ini penting. Ia mengatakan Palembang memiliki kekhasan tersendiri dalam wastra.
“Masyarakat perlu tahu kapan dan di mana kain tradisional digunakan. Terutama untuk acara adat dan formal,” jelasnya.
Jazuli juga mengingatkan bahwa generasi muda harus lebih mengenal budaya lokal. “Ini bagian dari sinergi PKK dan Pemkot dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi,” tutupnya.*















