Pokjada Sumsel Kupas Keterbukaan Informasi Publik dalam FGD IKIP 2025

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kanalsumsel.com/, PALEMBANG. — Tim Kelompok Kerja Daerah (Pokjada) Sumatera Selatan untuk Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 2025 kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas publik.

Dipimpin oleh Muhamad Fathoni, SE, SH, MH, C.Med, bersama Yoppy Van Houten, S.Psi, dan perwakilan masyarakat Rico Nova, Pokjada Sumsel aktif mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Komisi Informasi Pusat, Rabu 4 Juni 2025.

FGD ini menjadi ajang penggalian data dan analisis sejauh mana keterbukaan informasi telah diimplementasikan di wilayah Sumatera Selatan. Sebanyak 77 pertanyaan strategis diajukan, mencakup lima aspek utama: hukum, politik, ekonomi, sosial, dan keamanan.

Acara yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting ini dibuka langsung oleh Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro, dan menghadirkan para Expert Council—yang terdiri dari para profesional, akademisi, praktisi hukum, dan jurnalis—untuk mengevaluasi serta menilai paparan data dari Pokjada.

Data Lapangan Jadi Landasan Penilaian IKIP Sumsel
Pokjada Sumsel memaparkan hasil penelusuran dan analisis data yang telah dikumpulkan dari berbagai daerah di provinsi Sumatera Selatan. Data ini diharapkan menjadi rujukan utama dalam penilaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) tahun 2025 oleh para Expert Council.

Dua komisioner Komisi Informasi Sumsel, Muhamad Fathoni dan Yoppy Van Houten, menjadi garda terdepan dalam mempresentasikan kondisi aktual keterbukaan informasi di lapangan, dengan didampingi Rico Nova sebagai representasi unsur masyarakat.

“Paparan ini diharapkan dapat menjadi pijakan penting dalam menentukan kebijakan informasi publik ke depan. Kami ingin memastikan bahwa Sumsel tetap konsisten sebagai daerah yang informatif,” ujar Muhamad Fathoni.

Sumsel Pertahankan Status Informatif
Pada tahun sebelumnya, Sumatera Selatan berhasil meraih peringkat I kategori ‘Informatif’ secara nasional. Dalam FGD ini, Expert Council menyatakan bahwa data dan fakta yang disampaikan oleh Pokjada Sumsel sudah cukup representatif dan menggambarkan kondisi nyata keterbukaan informasi di daerah tersebut.

Aspek politik, hukum, ekonomi, dan sosial menjadi perhatian utama dalam evaluasi, mengingat keterbukaan informasi publik bukan hanya tentang ketersediaan data, tapi juga menyangkut perlindungan hak masyarakat untuk tahu dan berpartisipasi dalam proses pemerintahan.

Langkah Strategis Selanjutnya
Usai forum ini, data yang dikumpulkan akan digunakan oleh Komisi Informasi Pusat sebagai bahan evaluasi dan pembobotan nilai IKIP 2025. Pokjada Sumsel berharap partisipasi aktif mereka dapat menjaga reputasi Sumsel sebagai provinsi dengan komitmen tinggi terhadap keterbukaan informasi. (*triki)

Berita Terkait

KIP Sumsel Dorong MKKS Bentuk PPID Sekolah demi Keterbukaan Informasi Publik
Joemarthine Chandra Resmi Jadi Komisioner KI Pusat 2026–2030, Bawa Pengalaman Dua Periode Memimpin KI Sumsel
KIP Sumsel Mempersiapkan Menjadi Tuan Rumah Rakornas ke-17
Panca Sambut Baik KIP Sumsel, Pemkab OI Kejar Predikat Informatif
Sidang Pemeriksaan Awal tanpa Penohon dan Termohon
DPR Sahkan Tujuh Komisioner Komisi Informasi Pusat Periode 2026–2030, Joemarthine Chandra Masuk Daftar
Kejar Predikat BUMD Informatif, Bank BPR Sumsel Gelar Bimtek Pelayanan Informasi Publik
KIP Sumsel Dorong BUMD Terapkan Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Joemarthine Chandra Resmi Jadi Komisioner KI Pusat 2026–2030, Bawa Pengalaman Dua Periode Memimpin KI Sumsel

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:15 WIB

KIP Sumsel Mempersiapkan Menjadi Tuan Rumah Rakornas ke-17

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:10 WIB

Panca Sambut Baik KIP Sumsel, Pemkab OI Kejar Predikat Informatif

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:01 WIB

Sidang Pemeriksaan Awal tanpa Penohon dan Termohon

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:55 WIB

DPR Sahkan Tujuh Komisioner Komisi Informasi Pusat Periode 2026–2030, Joemarthine Chandra Masuk Daftar

Berita Terbaru

Palembang

MKKS Butuh Informasi, gandeng KIP Sumsel

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:14 WIB

Pendidikan

Fauzi Amro Perjuangkan PIP bagi 10 Ribu Siswa di Dapil Sumsel I

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:59 WIB